APAKAH BISNIS Anda PERLU DI-ONLINE-KAN?

APAKAH BISNIS Anda PERLU DI-ONLINE-KAN? - Hallo sahabat Belajar Bisnis Online , Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul APAKAH BISNIS Anda PERLU DI-ONLINE-KAN? , kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel marketing , yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : APAKAH BISNIS Anda PERLU DI-ONLINE-KAN?
link : APAKAH BISNIS Anda PERLU DI-ONLINE-KAN?

Baca juga


APAKAH BISNIS Anda PERLU DI-ONLINE-KAN?



 


Jawaban saya saat ada pertanyaan seperti itu, langsung saya balik bertanya,?Apakah konsumen Anda termasuk golongan netizen? 

Jika jawabnya iya, meski bisnis Anda rumah makan atau cemilan keripik, ya tetap perlu pemasaran online?.

Siapa itu Netizen?

Penghuni Republik Internet, yang tahun 2014 lalu mencapai 72,7 juta orang (survei: we are social), versi lain menyebutkan 88,1 juta (survei: APJII & PusKaKom Fisip UI).

Usia netizen mayoritas di 15 ? 35 tahun. Jika Anda tak dalam range itu, artinya Anda masuk kelompok bonus yang 20%.

Kenapa perlu ONLINE?

Jawab pertanyaan saya dahulu: 
? Kapan terakhir kali Anda menonton berita di TV?
? Berapa jam sehari Anda menonton TV?
? Berapa jam sehari Anda menghabiskan waktu untuk berselancar internet dan menggunakan media social?
? Apakah Anda pernah melakukan belanja online? 
? Seberapa sering dan berapa belanja perbulan via online?

Tanyakan juga pertanyaan diatas dengan orang yang Anda temui dalam range usia 15 ? 35 tahun. Maka Anda akan menemukan jawaban yang meyakinkan Anda: Kenapa bisnis Ihsanto harus ONLINE?!

Saya sendiri sudah berhenti berlangganan surat kabar (cetak) 2 tahun lalu. Nyaris tidak pernah beli majalah cetak dalam 3 tahun ini dan beralih ke aplikasi SCOOP (digital reader), karena lebih murah abis dan ?handy? atau langsung akses detik.com / kompas.com GRATIS !

Jika Anda masih membaca surat kabar cetak, kemungkinan besar Anda kaya, masih bekerja di perusahaan besar (yang berlangganan surat kabar) atau berusia 36 tahun keatas. Betul?

Sudah sejak 2012 saya tak beriklan di media cetak. Karena terbukti lebih AMPUH, MURAH, TERTARGET dan TERUKUR beriklan di media sosial dan internet, bahkan sebagian besar gratis. 

Kebetulan juga target pasar Bisnis Minuman Bubble Tea adalah usia 17 ? 25 tahun. Sedangkan Kemitraan Bubble Tea saya, mayoritas usia 25 ? 50 tahun. Yaah, gak beda jauh dengan Netizen. Saya juga netizen abis, meski gak masuk range mayoritas, he he..

Jadi?

Masih bilang Gak Perlu belajar ONLINE MARKETING..?



Demikianlah Artikel APAKAH BISNIS Anda PERLU DI-ONLINE-KAN?

Sekianlah artikel APAKAH BISNIS Anda PERLU DI-ONLINE-KAN? kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel APAKAH BISNIS Anda PERLU DI-ONLINE-KAN? dengan alamat link https://waktunyaberbisnisonline.blogspot.com/2017/01/apakah-bisnis-anda-perlu-di-online-kan.html